Penyebab Indikator Bensin Tak Berfungsi

Anda mungkin pernah menjumpai tempat parkir sepeda motor karena kehabisan bensin di sepanjang jalan. Padahal, indikator bahan bakar menunjukkan kalau tangki masih sangat banyak. Kondisi ini sebenarnya sangat mungkin terjadi, apalagi jika bagian yang digunakan untuk memberikan informasi tentang isi tangki bensin ternyata bermasalah. Dunia Otomotif

Saat ini terdapat dua jenis dan sistem yang digunakan sebagai indikator bensin yaitu model analog dan digital. Beberapa gejala pengukur bahan bakar mesin tidak akan bekerja pada sistem analog, seperti jarum pengukur bahan bakar tidak mau turun meski menurut Anda sudah waktunya mengisi bahan bakar. Begitu juga sebaliknya, jarum indikator bahan bakar tidak naik meski sudah diisi bensin.

Sedangkan pada sistem digital, gejala mesin pengukur bahan bakar hampir tidak bekerja sama dengan sistem analog. Namun yang paling umum adalah indikator bahan bakar tetap berkedip meski sudah penuh. Bahkan indikator berbentuk “batang” pada sistem digital tidak menunjukkan kenaikan meskipun tangki bensinnya penuh.

Sebagai bagian penting dari sebuah kendaraan khususnya sepeda motor tentunya perlu anda pahami apa saja yang menyebabkan pengukur bensin mesin mati. Jika tidak segera dilakukan, dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan Anda saat berkendara.

Memang apa saja sih penyebab indikator gas mesin tidak berfungsi? Berikut Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber berbagai penyebab malfungsi pengukur gas mesin yang harus diketahui agar perbaikan dapat segera dilakukan.

  1. Sensor rusak

Alasan pertama mengapa pengukur bahan bakar mesin tidak berfungsi mungkin karena bagian sensor bahan bakar yang rusak. Memang, sensor bahan bakar yang rusak adalah salah satu penyebab paling umum yang sering terjadi di berbagai kasus.

Konsultasikan manual mesin Anda terlebih dahulu untuk memperbaiki kondisi ini. Kemudian Anda dapat mencoba menggunakan sensor bahan bakar dari mesin lain.

Jika ternyata sensor bahan bakar tidak berfungsi, segera ganti. Jika selama ini sudah ditentukan bahwa sensor bahan bakar masih berfungsi dengan baik, kemungkinan ada penyebab lain dari pengukur bahan bakar mesin tidak berfungsi yang perlu dicek.

2. Masalah di pelampung

Penyebab tidak berfungsinya indikator gas mesin juga bisa disebabkan oleh bagian pelampung. Mengetahui kondisi buoy rusak atau tidak mudah sekali.

Pertama, Anda dapat melepas bus kabel, lalu menghubungkan kabel dengan pelampung. Jika indikator bahan bakar bergerak maka dapat ditentukan apakah kondisi pelampung bermasalah. Sebaliknya jika indikator tetap stasioner, belum tentu buoy rusak dan pemeriksaan langsung dilanjutkan dengan AVO meter untuk memeriksa berbagai komponen.

Ini karena meski pelampung bermasalah, belum bisa dipastikan sudah rusak sehingga harus diganti. Pertama coba lepas pelampung dari tangki, kemudian periksa kondisi fisik pelampung. Kemudian periksa kedua kabel dengan AVO meter dan gerakkan float ke atas dan ke bawah. Jika indikator bergerak maka pelampungnya masih bagus begitu juga sebaliknya.

3. Kelistrikan Otomotif Motor

Listrik memiliki fungsi penting dalam mengeluarkan daya dan sinyal dari sensor bahan bakar. Jika kabel terputus, listrik tidak dapat disuplai sehingga indikator throttle mesin tidak akan berfungsi. Itu sebabnya Anda sangat perlu memeriksa kabel listrik atau pengukur bahan bakar. Anda dapat melakukan ini dengan lampu tes Tespen untuk memverifikasi.

4. Aki

Penyebab kerusakan indikator gas mesin mungkin karena faktor baterai. Karena aki yang rusak sangat mempengaruhi ketidakakuratan pengukur bahan bakar. Cara mengetahui aki rusak atau tidak sebenarnya sangat sederhana. Otomotif Mobil

Pertama, nyalakan mesin dengan starter manual. Jika menyala lancar, itu tandanya aki mobil masih cukup bagus. Kemudian Anda juga dapat memeriksa dengan membunyikan klakson. Jika bunyi klakson sudah nyaring dan bagus, bisa dipastikan baterai dalam kondisi bagus. Sebaliknya jika klakson merengek, segera periksa aki.

5. Tangki

Anda mungkin tidak menyangka akan hal ini, jika ternyata penyebab kerusakan pengukur bahan bakar pada sepeda motor bisa jadi karena hal-hal sepele seperti tangki yang penyok. Tentunya tangki yang penyok bisa menjadi penyebab tidak berfungsinya mesin pengukur bahan bakar, apalagi jika kondisi penyoknya parah bahkan sampai mempengaruhi pelampung tangki bensin. Hal ini karena kondisi penyok dapat membuat pengukur bahan bakar tidak bergerak sempurna atau bahkan menyebabkan pelampung bengkok.

6. Speedometer bermasalah

Lalu penyebab mesin pengukur bahan bakar tidak berfungsi, bisa jadi karena spidometer bermasalah. Jika memang semua pengecekan sudah dilakukan dan tidak ada anomali pada komponen lainnya, mungkin saja spidometer penyebabnya.

Ini karena spidometer memiliki banyak komponen elektronik. Saat lampu bensin mesin tidak menyala, mungkin ada komponen elektronik pada speedometer yang terputus bahkan korsleting.

Maka ada baiknya untuk langsung pergi ke bengkel dan berkonsultasi dengan teknisi yang berpengalaman. Semoga ilmu di atas bermanfaat.

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *